
Alhamdulilah, saya diberi kesempatan oleh Allah swt untuk melakukan perjalanan pertama ke luar nusantara, dengan dibiayai negara untuk tugas negara demi kedaulatan negara (duh nasionalis banget :)) halah).
Karena baru pertama kali ke luar negeri, ya seperti orang ndeso mau ke kota lagaknya. Bingung dan berdebar2... Alhamdulilah sekarang sudah kembali dengan selamat ke tanah air dan pastinya ingin berbagi terutama bagi first time traveller ke LN. Moga-moga bermanfaat dan jadi amal sholeh, Amien....
Let's start from the last day before departure
1. Siapkan bekal2 anda sedetail mungkin supaya tidak perlu beli perlengkapan yang sebenarnya bisa dibawa dari rumah. Misalnya perlengkapan mandi (jgn lupa sikat gigi iiih), pakaian dalam (kalo kotor semua gawat khan?), cemilan indonesia (obat kangen tanah air) dll. Jangan lupa sajadah untuk antisipasi tidak disediakan di hotel tujuan.
2. Aktifkan layanan Roaming Internasional telepon genggam anda. Kalau dari Matrix Indosat (aku pakenya itu) tinggal telepon operator aktifnya 3 hari kemudian (payah ya lama banget), dari Simpati Telkomsel kirim sms ke .... (cek aja di starter pack pas beli pertama) langsung seketika aktif duh hebat euy.... pengen pindah operator sih sebenarnya tapi nomor lamaku sudah terlanjur beken (loh kok jadi curhat gene?).
3. Sebaiknya sudah booking hotel via internet karena bisa gak dapat kamar di negara tujuan (kecuali disediain penyambut kita). Aku kemarin gak booking dulu, akibatnya gak dapat hotel. Kalaupun ada, hanya president suite (wow bisa bangkruttttt). Kapok deh. syukur ada alternatif lain di Lucky Plaza Apartment (nanti diceritain di bawah).
Hmm apalagi ya? Mungkin tambahannya adalah ....
4. Rajin2 liat di internet tentang lokasi dan negara yang kita tuju. Supaya kita tahu sedetail2nya tentang sikonnya, jadi gak terlalu kaget gitu. Juga nanya dari orang yang sudah pernah berkunjung ke sana. Okay?
Kemudian saat tiba di Sukarno Hatta airport
5. Check in.... Kalo barang bawaan gak terlalu banyak dan kopernya ukuran sedang sebaiknya tidak usah masuk bagasi. Bawa aja ke kabin. Tapi dengan syarat, tidak membawa cairan yang kemasannya di atas 100 ml. Kalau punya parfum atau something walaupun isinya dikit tapi botolnya lebih dari 100 ml. kalau lebih ya direlakan aja.... di buang ke tempat sampah (setelah dipake sepuasnya hahaha pengalaman pribadi).
6. Bayar airport tax dan fiskal. Repotnya di Indonesia, airport tax tidak digabung langsung dengan harga tiket, sehingga biasanya tidak termasuk biaya tiket yang bisa di reimburse ke kantor. Besarnya lumayan lah, Rp 100.000,- (di SH ya). Kalo fiskal bisa diurus pembebasannya setelah kita check in ke kounter pelayanan fiskal di dekat tempat check in. Kalo urusan dinas dengan paspor dinas, langsung saja ke gerbang imigrasi. Cukup tunjukkan paspor dinas dan surat dari setneg. Beres deh....
7. Melewati bagian imigrasi kalo pake paspor dinas langsung beres deh. Bebas antrian. Kalo penumpang biasa... Hmm..., belum ada pengalaman deh. Teman2 yang lain kasih komen aja oke?
8. Jangan lupa tukar uang rupiah anda di dalam negeri. Kalau di luar negeri, untung valasnya untuk orang luar negeri khan? Sebaiknya nukarnya di dalam setelah boarding alias lewat imigrasi. kalau yang di luar (dekat pintu masuk), itu mahal. Waktu itu aku lewat terminal 2 pintu 4. Ya lumayan selisihnya, walaupun hanya beberapa ratus rupiah kalau nukarnya jutaan khan lumayan untuk beli bakso....
9. Trus kalo mau makan sambil menunggu waktu berangkat, cari yang gratisan. Kalo anda punya kartu gold apalagi platinum atau yg lebih dari itu, ada tempat makan yang gratis. Kemarin aku dapat lounge yang boleh HSBC gold. Tapi sudah kenyang makan di McD, cuman minum air putih doang. pas mau cicip2, eh udah dipanggil awak pesawat.... Sayang banget euy.... hehehe....
10. Lalu terbang deh.... jangan lupa berdoa ya. Selisih waktu kita WIB dengan singapore adalah satu jam lebih awal. Waktu tempuh hampir 2 jam dikurangi satu jam selisih waktu seolah2 kita menenpuh kurang dari sejam perjalanan saja. Okay?
Tiba di Changi Airport....
to be continued yach



