
Kemenangan Obama, sesuai prediksi penulis dalam situs ini, akhirnya terjadi.
Obama meraih 333 electoral votes dari minimum 270 yang disyaratkan. Total kemenangan nasional 51% versus 48% yang diperoleh McCain. Hebatnya lagi, Obama menerima sumbangan terbesar kemenangannya justru dari negara bagian yang selama ini menjadi basis kuat Republikan seperti Florida (tempat dimana Al Gore kalah melawan Bush), Ohio dan beberapa negara benteng Republik di masa lalu.
Semoga pemilu yang paling antusias diikuti pemilih sepanjang 100 tahun sejarah AS ini, akan membawa angin segar perubahan bagi AS dan dunia termasuk Indonesia, negeri yang pernah didiami oleh Obama di masa kecilnya.
Semoga angin segar perubahan tersebut juga menerpa Indonesia, sehingga pada Pemilu 2009 nanti, akan terpilih pemimpin muda dan segar dengan ide perbaikannya.
Sekali lagi, Change we need! In change, we believe!
Perubahan kita inginkan, dan pada perubahan kita yakin!


3 komentar:
Hmm... seperti halnya ekonomi ternyata demokrasi juga begitu
mau tidak mau suka tidak suka kita masih menempatkan Amerika sebagai lokomotif dunia...
Begitu shoppisticatednya Amerika sampai-sampai setiap perubahan yang terjadi disana mampu membawa pergerakan dunia
Pandu,
Hmmm... seperti halnya ekonomi demokrasi pun mau tidak mau suka tidak suka kita mesti mengatakan Amerika sebagai lokomotif utamanya
Begitu shoppisticatednya Amerika sampai-sampai setiap perubahan yang terjadi disana mampu membawa perubahan di belahan lain di dunia...
ya semoga Indonesia segera menjadi trendsetter ya ndu...
Post a Comment