Thursday, November 01, 2007

Tips Perjalanan buat First Time Traveller ke Singapore (part 2)


Tiba di Changi Airport

11. Setelah pesawat mendarat kita mulai melangkah masuk terminal (dulu aku terminal 2, sekarang sudah 3 terminal, terakhir yg paling megah untuk si "raksasa" airbus-nya SQ) dengan mengikuti petunjuk yg tertulis (immigration). Atau gampangnya supaya gak keliatan ndeso (hahaha) ikuti aja orang yang rame2 jalan, mengalir gitu. Mudah2an gak tersesat. Lalu kita melewati gerbang2 ICA alias Immigration and Customs Agency. Kalau di Indonesia ya Imigrasi dan Bea Cukai (tapi di singapore kayaknya digabung tuh). Setelah pengecekan paspor, kita jalan dan ambil koper kita.

12. Untuk menuju kota singapore, kita punya banyak alternatif. paling mudah ya naik taxi. Tapi liat2 dulu sebelum pesan. jangan2 kita ambil taxi yang mahal karena mobilnya juga mercy. sekali buka pintu bisa S$29 dikali 6.300 rupiah hampir 200 ribu hanya buka pintu hahaha. Tekor deh. Di singapore, taxi berlapis-lapis tarifnya. Biasanya tergantung baru dan mulusnya. Jadi pinter2lah mengamati. Kalo yang paling murah sekitar S$ 25 sampai ke orchad road deh
(pusat kota).

Welcome to Singapore!

13. Kalo tidak dapat hotel, atau mau cari tempat menginap yang irit..., Lucky Plaza Apartment layak menjadi pilihan.

Alasannya pertama, tarifnya murah. Kamar 24 jam bisa didapat mulai dari S$60 (kecil tanpa view) sampai yang diatas S$100 dengan fasilitas kamar mandi di dalam kamar dengan view jantung kota singapore.

Alasan kedua, lokasinya di tengah kota, di orchad road. gampang kemana-mana.

Alasan ketiga, satu lokasi dengan Lucky Plaza yang menyediakan kebutuhan sehari-hari maupun untuk shopping cukup lengkap dengan harga murah. Paling tidak termurah di orchad road (kalo di sini ya Sudirman Thamrin gitu deh).

Alasan keempat, penghuninya hampir 100% orang Indonesia.

14. Tapi di Lucky Plaza ada kekurangan juga.

Pertama, apartement jangan dibayangin seperti di Indonesia. Di sini mirip dengan kost2-an lah. Ada yang agak jorok (ntar dibilang jorok banget tersinggung hahaha).

Kedua, tempat masak bareng2 sehingga kalo penghuni masak sesuatu kadang gak tahan baunya. Misalnya daging (apalagi daging pork....) bisa2 pusing kepala.

Ketiga, penghuninya banyak yang sedang berobat ke RS St. Elizabeth. Sehingga tetangga kamar bisa yang sedang sakit kanker paru-paru (duh ngeri juga mana ruangannya sempit, udaranya itu2 aja), dll.

Keempat, bagi yang sangat membutuhkan privacy ya gak bakalan nyaman.

Kelima, karena ketemunya orang Indonesia lagi (lu lagi lu lagi) ya jadi yang makin lancar bukan English tapi javanese deh hehehe (soale pembantunya kebanyakan orang jawa).

15. Untuk komunikasi ke Indonesia bisa menggunakan kartu yang telah diaktifkan Roaming Internasionalnya. Tapi pasti muahal banget. Tiap kali ngirim sms kena Rp 3500. Nerima telepon aja kalo gak salah Rp 20.000 per menit. Gimana kalo kita telepon?

16. Untuk menelepon sepuas2nya sebaiknya kita beli kartu telepon. Harganya S$ 10 bisa dipakai untuk menelepon ke HP 45 menit, ke telepon rumah selama 5 jam. Wuih, bisa berbusa-busa tuh. Murah sekali khan? Cara nelponnya, dari telepon umum yang banyak dimana2 (dan terjaga kondisinya) atau dari telepon apartment/ hotel. Memang tarif telepon di Singapore jauh lebih murah dari Indonesia. Bahkan mereka tidak pake awalan 08xx. kayaknya seperti CDMA, telepon rumah sama HP sama saja nomor awalannya.

Tips Makanan Halal di Singapore (Penting banget neh)
to be continued yach....

2 komentar:

Anonymous said...

halo salam kenal, saya berencana untuk pergi ke sing awal2 tahun depan. saya mau tanya mengenai apart. lucky plaza. untuk tarif 60 - 100 sing dollar itu per kamar per malam atau per orang per malam?
Apa mas tahu kontak person untuk booking?
trims sebelumnya
-monika-

Irwanda Wisnu Wardhana said...

okey mbak monika...

itu tarif per kamar, jadi bisa diisi 2 orang atau lebih (desak2an hehehe).

ada juga yang minta tambah kalau lebih dari satu, nambah dikit aja.

kontak personnya:

iyem 67323150 atau eli 62386078

keliling2 dulu aja nyari yang cocok.

okeh, have a nice trip ya monika

jangan lupa oleh2 hahaha

Post a Comment